Selasa, 23 Oktober 2012

Peran Pendidikan Tinggi dalam Memotivasi Mahasiswa Menjadi Wirausahawan


BAB 1
PENDAHULUAN
A.   Pengantar

Mata kuliah kewirausahaan dirancang untuk mendorong minat mahasiswa sekaligus mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi wirausaha modern. Dengan berbagai latihan, diharapkan mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini dapat mulai membangun usaha, dari usaha-usaha yang sederhana hingga akhirnya mereka menjadi lebih berani memulai usaha yang lebih besar dan lebih kompleks. Dengan demikian, mata kuliah ini bukan dirancang untuk menjadikan anda sebagai ilmuwan kewirausahaan atau calon pembuat kebijakan ekonomi, namun untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sekaligus, pemula usaha modern yang mampu tumbuh secara sehat dan positif. Tujuan pengajaran mata kuliah ini adalah diharapkan mahasiswa dapat mulai membangun usaha dan menumbuhkan jiwa entrepreneur-nya untuk dapat diterapkan di berbagai tempat.

B.   Peran Pendidikan Tinggi dalam Memotivasi Mahasiswa Menjadi Wirausahawan

Program pengembangan kewirausahaan dilaksanakan untuk menumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan pada para mahasiswa dan juga staf pengajar. Peranan perguruan tinggi dalam memotivasi lulusan sarjananya menjadi seorang wirausahawan muda sangat penting dalam menumbuhkan jumlah wirausahawan.
Oleh karena itu pemerintah mengharapkan para sarjana yang baru lulus mempunyai kemampuan dan keberanian untuk mendirikan bisnis baru meskipun secara ukuran bisnis termasuk kecil,tetapi membuka kesempatan pekerjaan bagi banyak orang.
Menurut Thomas Zimmerer dalam bukunya, ada 8 faktor pendorong pertumbuhan kewirausahaan, antara lain sebagai berikut :
1.      Wirausahawan sebagai pahlawan
2.      Pendidikan kewirausahaan
3.      Factor ekonomi dan kependudukan
4.      Pergeseran ke ekonomi jasa
5.      Kemajuan teknologi
6.      Gaya hidup bebas
7.      E-Commerce dan the World Wide Web
8.      Peluang internasional

Motivasi yang semakin besar, ada pada mahasiswa yang menyebabkan wadah yang disiapkan oleh pihak perguruan tinggi tidak sia-sia, melainkan akan melahirkan wirausahawan muda yang handal.

C.   Pendekatan

Mata kuliah ini dirancang dengan 4 pendekatan yaitu :
1.      Soft dan Hard Skil
2.      Latihan Lapangan
3.      Indoor Games
4.      Inspiring Sessions

D.   Tugas-tugas
Mata kuliah ini akan diisi dengan beberapa tugas yang akan melatih dan mengasah DNA kewirausahaan anda dan menstruktur rencana sebuah usaha. Oleh karena itu akan ada 2 tugas pokok yaitu :
1.      Berjualan di kaki lima
2.      Menyusun rencana bisnis ( Business Plan)

E.   Sistem Penilaian ( Evaluasi )

Adapun komponennya diambil dari tugas sebagai berikut :
1.      Partisipasi kelas dan ketertarikan ( 30% )
2.      Kinerja berjualan di kaki lima ( 35% )
3.      Perencanaan Bisnis ( 35% )


BAB 2
MENJADI WIRAUSAHA

A.   Arti Kewirausahaan

Wirausahawan adalah orang yang berani membuka kegiatan produktif yang mandiri. Kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai berikut, “Wirausaha merupakan pengambilan resiko untuk menjalankan usaha sendiri dengan memanfaatkan peluang-peluang untuk menciptakan usaha baru atau dengan pendekatan yang inovatif sehingga usaha yang dikelola berkembang menjadi besar dan mandiri dalam menghadapi tantangan-tantangan persaingan”.
Kata kunci kewirausahaan adalah :
1.      Pengambilan resiko
2.      Menjalankan usaha sendiri
3.      Memanfaatkan peluang-peluang
4.      Menciptakan usaha baru
5.      Pendekatan inovatif
6.      Mandiri ( misalnya tidak bergantung pada bantuan pemerintah)

B.   Karakter Wirausaha

            Wirausahawan yang berhasil mempunyai standar prestasi tinggi. Potensi kewirausahaan tersebut dapat dilihat, sebagai berikut :
1.      Kemampuan inovatif
2.      Toleransi terhadap kemenduan ( ambiguity )
3.      Keinginan untuk berprestasi
4.      Kemampuan perencanaan realistis
5.      Kepemimpinan berorientasi pada tujuan
6.      Obyektivitas
7.      Tanggung jawab pribadi
8.      Kemampuan beradaptasi
9.      Kemampuan sebagai pengorganisator dan administrator
10.  Tingkat komitmen tinggi







C.   Tipe-tipe Wirausaha

Tidak semua pengusaha adalah wirausahawan. Wirausaha berbeda dengan penemu ( inventor ) yaitu orang yang menemukan sesuatu yang berguna bagi kehidupan manusia. Wirausahawan juga berbeda dengan manajer. Meskipun demikian tugas dan perannya dapat saling melengkapi.
Jenis-jenis kewirausahaan menurut Williamson ( 1961 ) dapat dibedakan sebagai berikut :
1.      Innovating Entrepreneurship
2.      Imitative Entrepreneurship
3.      Fabian Entrepreneurship
4.      Drone Entrepreneurship

D.   Menumbuhkan Keinginan Berwirausaha

Langkah awal yang kita lakukan apabila berminat terjun ke dunia wirausaha adalah menumbuhkan jiwa kewirausahaan dalam diri kita. Banyak cara yang dapat dilakukan, misalnya
1.      Melalui pendidikan formal
2.      Melalui seminar-seminar kewirausahaan
3.      Melalui pelatihan
4.      Otodidak
Wirausahawan yang sukses pada umumnya adalah mereka yang memiliki kompetensi, yaitu seseorang yang memiliki ilmu pengetahuan, ketrampilan dan kualitas individu yang meliputi sikap, motivasi, nilai serta tingkah laku yang dilaksanakan untuk melaksanakan pekerjaan/kegiatan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar